Hari Terakhir Milad KOOD di Depok, Ada Seni Budaya hingga Bazar UMKM
Local Insight

Hari Terakhir Milad KOOD di Depok, Ada Seni Budaya hingga Bazar UMKM

27 September 2026
30 tampilan
BagikanWhatsAppFacebookX

Rangkaian kegiatan yang berlangsung sejak 25 September ini menghadirkan berbagai pertunjukan seni, kegiatan komunitas, perlombaan, serta area yang melibatkan pelaku UMKM. Acara tersebut terbuka untuk masyarakat dan dirancang sebagai ruang pertemuan antara kebudayaan lokal, komunitas, dan warga.

DepokOnline - 27 September 2026

Kalau sedang mencari kegiatan untuk mengisi Minggu di Depok, ada satu agenda budaya yang masih berlangsung hari ini. Perayaan Milad ke-26 Kumpulan Orang-Orang Depok (KOOD) Berbudaya memasuki hari terakhir di Pesona Square, Depok.

Rangkaian kegiatan yang berlangsung sejak 25 September ini menghadirkan berbagai pertunjukan seni, kegiatan komunitas, perlombaan, serta area yang melibatkan pelaku UMKM. Acara tersebut terbuka untuk masyarakat dan dirancang sebagai ruang pertemuan antara kebudayaan lokal, komunitas, dan warga.

Bukan Sekadar Acara Ulang Tahun

Perayaan milad organisasi atau komunitas biasanya identik dengan acara internal. Namun, Milad KOOD tahun ini dikemas lebih terbuka dengan menghadirkan berbagai kegiatan yang bisa dinikmati masyarakat.

Sejumlah kesenian tradisional ditampilkan sepanjang rangkaian acara, mulai dari lenong Betawi, gambang kromong, pencak silat, hingga pertunjukan dari sanggar dan komunitas seni di berbagai wilayah Depok.

Ada pula kegiatan yang melibatkan anak-anak dan generasi muda, termasuk Lomba Cerita Bocah Depok dan Lomba Pantun Betawi. Kegiatan semacam ini menjadi salah satu cara memperkenalkan kembali budaya lokal kepada generasi yang lebih banyak berinteraksi dengan budaya populer melalui media digital.

Hari Ini Jadi Penutup Rangkaian Acara

Pada hari terakhir, Minggu (27/9), pengunjung masih dapat menikmati sejumlah pertunjukan seni dan budaya.

Salah satu agenda yang dijadwalkan tampil adalah Gambang Kromong Mak Iin. Selain itu, terdapat pertunjukan dari sejumlah kelompok seni dan komunitas dari berbagai wilayah Kota Depok.

Rangkaian penutup juga diisi dengan pemutaran karya terbaik dari Lomba Content Creator serta pertunjukan teatrikal silat. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang berbagai perlombaan.

Bagi warga yang belum sempat datang sejak hari pertama, hari terakhir bisa menjadi kesempatan untuk melihat bagaimana berbagai komunitas di Depok membawa kesenian lokal ke ruang publik.

Ada Bazar UMKM dan Kuliner Lokal

Hal menarik lainnya adalah keterlibatan pelaku usaha lokal.

Selain pertunjukan budaya, rangkaian Milad KOOD juga menghadirkan bazar yang menyediakan berbagai produk UMKM dan kuliner. Kehadiran bazar membuat acara seperti ini tidak hanya menjadi tempat pertunjukan, tetapi juga membuka ruang bagi pelaku usaha untuk bertemu langsung dengan calon pembeli.

Bagi UMKM, kegiatan komunitas seperti ini sebenarnya memiliki manfaat yang cukup besar. Pengunjung datang bukan hanya untuk membeli produk, tetapi juga karena adanya aktivitas lain yang membuat mereka bertahan lebih lama di lokasi.

Dari sisi pelaku usaha, kondisi tersebut bisa menjadi peluang untuk memperkenalkan produk kepada orang-orang yang sebelumnya belum mengenal bisnis mereka.

Batu Akik hingga Seni Tradisional Ikut Meramaikan

Salah satu kegiatan yang cukup unik dalam rangkaian acara tahun ini adalah pameran batu akik.

Pemkot Depok melaporkan bahwa koleksi batu akik yang dipamerkan dalam kegiatan tersebut memiliki nilai mencapai sekitar Rp70 juta. Kehadiran pameran seperti ini menunjukkan bahwa kegiatan budaya lokal tidak selalu terbatas pada pertunjukan seni, tetapi juga dapat menjadi tempat bertemunya berbagai komunitas dan hobi masyarakat.

Di tengah aktivitas digital yang semakin dominan, ruang seperti ini memberikan kesempatan bagi komunitas dengan minat yang beragam untuk kembali bertemu secara langsung.

Kenapa Acara Lokal Seperti Ini Penting?

Depok dikenal sebagai kota dengan aktivitas masyarakat yang sangat beragam. Namun, tidak semua cerita mengenai komunitas, seniman lokal, pelaku UMKM, dan kegiatan warga mendapatkan perhatian yang sama besarnya.

Acara seperti Milad KOOD memberikan gambaran bahwa kehidupan kota tidak hanya berlangsung di pusat perbelanjaan atau kawasan bisnis.

Ada pula komunitas seni, sanggar, pengrajin, pelaku UMKM, hingga kelompok masyarakat yang terus menjalankan aktivitasnya dan menjaga tradisi lokal.

Bagi generasi muda, kegiatan seperti ini juga bisa menjadi kesempatan untuk mengenal sisi lain dari Depok yang mungkin tidak mereka temui dalam aktivitas sehari-hari.

Kalau Mau Datang Hari Ini

Milad ke-26 KOOD Berbudaya berlangsung di Pesona Square Depok dan hari ini merupakan hari terakhir rangkaian kegiatan.

Pengunjung dapat menikmati pertunjukan seni dan budaya sekaligus melihat produk UMKM yang tersedia di area acara.

Sebelum berangkat, sebaiknya warga mengecek kembali informasi terbaru dari penyelenggara mengenai jadwal pertunjukan dan kondisi acara, karena susunan kegiatan dapat berubah.

Bagi warga yang membawa keluarga, acara budaya seperti ini juga bisa menjadi pilihan kegiatan akhir pekan yang sekaligus memberikan pengalaman mengenal seni dan budaya lokal kepada anak-anak.

Depok Punya Banyak Cerita

Acara seperti Milad KOOD menunjukkan bahwa cerita tentang Depok sebenarnya tidak hanya datang dari berita pemerintahan atau pembangunan kota.

Cerita juga datang dari warga yang membuat karya, komunitas yang menjaga tradisi, anak-anak yang belajar kesenian, dan pelaku UMKM yang mencoba mengembangkan usahanya.

Dan mungkin, justru cerita-cerita seperti inilah yang membuat sebuah kota terasa punya identitas.

Catatan: Informasi kegiatan berdasarkan publikasi penyelenggara dan sumber terkait yang tersedia hingga 27 September 2026. Jadwal kegiatan dapat berubah mengikuti kondisi di lapangan.