
Besok di Depok Ada Apa? Bukan Cuma Kuliner, Ada Batik, Doodle sampai Coffee Class
Menariknya, kegiatannya cukup beragam. Bukan cuma acara makan atau nongkrong, tetapi ada seni, budaya, komunitas, sam
DepokOnline — 1 Oktober 2026
Kalau malam ini rasanya sudah terlalu malam untuk mencari kegiatan, jangan khawatir. Besok justru mulai ada beberapa agenda menarik di Depok yang bisa masuk daftar akhir pekan.
Menariknya, kegiatannya cukup beragam. Bukan cuma acara makan atau nongkrong, tetapi ada seni, budaya, komunitas, sampai kelas yang bisa diikuti langsung.
Batik bernuansa Tionghoa di Margonda
Jumat, 2 Oktober, Hotel Santika Depok akan menggelar acara Batik Nuansa Tionghoa.
Acara ini menggabungkan batik dengan unsur tradisi Tionghoa dan diisi dengan kegiatan mencanting, special lunch, serta fashion show.
Kegiatannya berlangsung mulai pukul 09.00 WIB di Kafe Anjani, Lantai 3 Hotel Santika Depok. Untuk mengikuti acara ini, biaya yang tercantum adalah Rp150 ribu per orang.
Buat yang tertarik dengan batik atau ingin melihat bagaimana unsur budaya yang berbeda bisa bertemu dalam sebuah karya, ini lumayan menarik untuk masuk agenda Jumat.
Ada festival tiga hari di Detos
Masih mulai Jumat, Detos Coffee & Snack Festival akan berlangsung pada 2–4 Oktober di Depok Town Square.
Memang ada unsur kopi dan makanan di dalamnya, tetapi rangkaian acaranya tidak berhenti di situ.
Hari pertama dijadwalkan ada tari tradisional, penampilan Harry de Fretes dan Ika Amoy, workshop pemanfaatan AI untuk usaha dan retouch foto produk, serta live music.
Sabtu ada baking demo bersama Chef Julian, sedangkan Minggu ada pencak silat, workshop membuat coffee soap bar, dan live music.
Jadi kalau akhir pekan nanti ingin keluar rumah tetapi tidak punya rencana khusus, festival seperti ini bisa menjadi salah satu alternatif.
Sabtu ada komunitas yang menggambar bareng
Buat yang lebih suka kegiatan santai dan kreatif, Doodle Art Depok juga punya agenda meet up pada Sabtu, 3 Oktober.
Kegiatannya sederhana: kumpul, ngobrol, lalu menggambar atau doodle bersama.
Lokasinya di Warkop Cahciun dekat Stasiun Pondok Cina dan dimulai pukul 13.00 WIB. Informasi pendaftaran diarahkan melalui akun komunitas Doodle Art Depok.
Menariknya, kegiatan seperti ini tidak membutuhkan alasan khusus untuk datang. Kalau memang suka gambar atau sekadar ingin kenalan dengan komunitas baru, bisa saja ikut.
Mau belajar kopi? Ada kelasnya
Minggu, 4 Oktober, giliran Walking Drums Margonda yang mengadakan Coffee Class.
Materinya cukup lengkap untuk orang yang ingin mengenal kopi lebih jauh, mulai dari basic coffee knowledge, manual brew, brewing variables, cupping, sampai milk texturing dan latte art.
Kelas dijadwalkan mulai pukul 15.00 WIB dengan biaya Rp150 ribu per peserta.
Jadi bukan sekadar datang, pesan kopi, lalu pulang. Di sini pengunjung bisa sekalian belajar bagaimana kopi dibuat dan diperlakukan dengan teknik yang berbeda.
Akhir pekan ini mau ngapain?
Kadang masalahnya bukan tidak ada kegiatan.
Kita saja yang belum tahu ada apa di sekitar kita.
Dari agenda yang sudah tercatat, awal Oktober di Depok ternyata cukup ramai. Ada yang ingin melihat karya budaya, ikut komunitas kreatif, belajar sesuatu yang baru, atau sekadar mencari kegiatan berbeda untuk mengisi akhir pekan.
Jadi malam ini, daripada cuma rebahan sambil scroll tanpa tujuan, coba cek kalender dulu. Siapa tahu besok ada kegiatan yang ternyata cocok.
Dan kalau lu punya info event Depok yang menarik, jangan cuma disimpan sendiri. 😄
Catatan: jadwal, harga tiket, dan ketentuan acara dapat berubah. Sebaiknya cek informasi penyelenggara sebelum datang.
Artikel Terkait
Gaya HidupLagi Stres Kerja? Di Tapos Ada Taman Kuliner, Pak RT Malah Ikut Ngeband
Tapi yang cukup menarik perhatian justru penampilan dadakan dari Ketua RT Didi bersama istrinya dan seorang kawan lama. Mereka ternyata pernah bermain band sejak zaman SMA sampai kuliah. Jadi bisa dibilang, ini bukan sekadar Pak RT yang tiba-tiba mengambil mikrofon karena sedang percaya diri.
Gaya HidupSiasat UMKM Kuliner Depok Memanen Cuan dari Jam Tayang Piala Dunia 2026 yang ‘Gak Ramah’ Lambung
Perbedaan zona waktu yang ekstrem bikin mayoritas pertandingan kick-off di waktu subuh, pagi hari, hingga menjelang siang WIB. Kalau dulu Piala Dunia identik dengan camilan malam hari, sekarang polanya berubah total. Penonton dipaksa begadang sampai subuh, atau justru harus standby nonton sambil bersiap berangkat kerja.