23 Oktober 2026: Kontingen Depok Dilepas ke Porprov Jabar, Sekitar 700 Atlet Menuju Pertandingan
Berita Kota

23 Oktober 2026: Kontingen Depok Dilepas ke Porprov Jabar, Sekitar 700 Atlet Menuju Pertandingan

23 Oktober 2026
14 views
ShareWhatsAppFacebookX

Pelepasan kontingen Kota Depok ke Porprov XV Jawa Barat digelar Sabtu, 23 Oktober 2026; KONI mencatat 754 atlet lolos babak kualifikasi; setelah verifikasi entry‑by‑name pada 26 Mei 2026 jumlah tercatat 744 (laporan KONI), dan KONI memperkirakan atlet yang diberangkatkan tetap…

Balai Kota Depok pagi itu sibuk: rombongan atlet berjas olahraga, bus-bus rombongan, dan petugas panitia mengatur arus. Pemerintah Kota melepas secara resmi Kontingen Kota Depok yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat dalam upacara pada Sabtu, 23 Oktober 2026. Wali Kota Supian Suri memimpin prosesi pelepasan sebelum rombongan bergerak menuju titik kumpul dan transportasi menuju venue.

Komposisi kontingen dan verifikasi peserta

Berdasarkan data yang disampaikan pengurus KONI Kota Depok, 754 atlet tercatat lolos dari babak kualifikasi administrasi dan teknis. Setelah proses verifikasi entry‑by‑name, media lokal melaporkan pada 26 Mei 2026 bahwa jumlah yang tercatat turun menjadi 744 atlet angka itu dikonfirmasi oleh Ketua KONI dalam wawancara dengan media lokal. Meski demikian, KONI memperkirakan jumlah atlet yang benar‑benar diberangkatkan tetap berada di angka lebih dari 700, karena masih ada pergeseran final terkait kondisi kesehatan, kesiapan administrasi, dan konfirmasi kuota antar cabang olahraga. Jika digabungkan dengan pelatih, official, tim medis, dan ofisial cabang, total rombongan diperkirakan mendekati 1.000 orang, menurut pernyataan KONI pada rapat persiapan.

Kesiapan logistik dan kesehatan atlet

Pelepasan selain bersifat seremoni juga menjadi momen pemeriksaan akhir: panitia memastikan akomodasi, transportasi, dan perlengkapan cabang telah terkoordinasi. Beberapa pemusatan latihan intensif berlangsung di fasilitas olahraga Kecamatan Pancoran Mas dan Sukmajaya selama dua minggu terakhir, dengan pemeriksaan kebugaran rutin dan manajemen cedera oleh tim medis kontingen. Panitia menegaskan semua atlet telah menyelesaikan perekaman kartu kesehatan dan syarat administrasi sebelum diberangkatkan.

Koordinasi lalu lintas menjadi perhatian khusus. Armada bus yang mengangkut kontingen disusun agar tidak mengganggu arus di Jalan Margonda Raya; titik kumpul utama di sekitar Balai Kota diatur berjenjang agar proses boarding tidak menimbulkan kepadatan panjang. Untuk cabang yang bertanding di luar kawasan Depok, rombongan akan berangkat langsung ke venue sesuai jadwal resmi panitia.

Info penting bagi warga dan pendukung

Warga yang melintas di pusat kota pada pagi 23 Oktober diminta mengantisipasi kepadatan. Stasiun Depok Baru dan akses Jalan Margonda Raya berpotensi ramai karena keluarga atlet dan pendukung menggunakan kereta dan kendaraan pribadi. Beberapa saran praktis bagi pengguna jalan dan penonton:

  • Atur keberangkatan lebih awal; tambahkan waktu 30–45 menit jika melewati Jalan Margonda atau area Balai Kota antara pukul 07.00–10.00 WIB. Konfirmasi titik kumpul untuk keluarga atlet langsung ke panitia cabang atau KONI Kota Depok.

Bagi penonton yang ingin menyaksikan pelepasan: ikuti arahan petugas, jaga kebersihan lokasi, dan hindari parkir sembarangan yang dapat mempersempit akses layanan darurat. Penjemputan setelah pelepasan sebaiknya dilakukan di lokasi resmi yang ditentukan panitia untuk mengurangi gangguan lalu lintas.

Cara memantau perkembangan kontingen

Setelah dilepas, kontingen Depok akan tersebar ke berbagai venue yang ditetapkan penyelenggara Porprov. Jadwal pertandingan, lokasi tiap cabang, dan hasil pertandingan tersedia melalui portal resmi Porprov Kota Depok dan pengumuman Diskominfo Pemkot Depok; liputan lapangan juga disiarkan media lokal. Untuk informasi perubahan rute, jadwal, atau titik kumpul terakhir, warga dapat menghubungi KONI Kota Depok atau layanan informasi Diskominfo Pemkot Depok.

Gambar sampul adalah ilustrasi yang dibuat dengan AI, bukan foto kejadian.

Sumber